Di dlm Firman-Nya ada kepastian. Roh Kudus akan memimpin kita berjln di atas ketidakpastian. Ia hanya butuh kita percaya & taat Kisah 10:19-20

Sabtu, 12 Mei 2012

MENGETAHUI RENCANA TUHAN (1)


Ayat bacaan: 
Mazmur 37:23

====================
"TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya"

mengetahui rencana TuhanGamangkah anda menatap masa depan? Bersyukurlah jika tidak, karena ada banyak orang yang takut menanti apa jadi apa kelak di masa depan. Mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan untuk sukses. Sepertinya tidak ada bakat yang istimewa, kepandaian biasa-biasa saja, tidak punya kolusi di mana-mana, tidak punya modal, dan banyak lagi alasan yang bisa membuat orang ragu atau bahkan takut dalam menatap masa depannya. Apakah anda saat ini tengah merasakan hal itu? Ada beberapa orang yang saya kenal tengah mengalaminya.

SALING BANTU

Ayat bacaan: Pengkotbah 4:12

====================
"Dan bilamana seorang dapat dikalahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tak mudah diputuskan."

saling bantuSudah tahu kita lemah, tapi malah membiarkannya dan terus saja menjalaninya sendirian. Ada banyak orang yang memilih sikap seperti ini. Semakin mereka lemah, semakin pula mereka menutup rapat diri mereka. Mereka mengira dengan lari dari kenyataan mereka bisa semakin baik. Itu tidak pernah terjadi. Yang justru terjadi adalah kita akan semakin kehilangan arah dan itu tidak akan membuat apapun menjadi lebih baik. Lari jauh dari realita kehidupan bukanlah jawaban, karena biar bagaimanapun semuanya tetap harus kita hadapi. Kelemahan memang merupakan bagian hidup semua orang, siapapun punya kelemahannya masing-masing, tapi itu bukan berarti bahwa kita harus menyerah atas kelemahan itu. Kemarin kita sudah melihat bahwa Tuhan pun telah mengingatkan kita akan pentingnya mengatasi kelemahan, "Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh" (Ibrani 12:12-13), dan lewat Daud kita tahu bahwa kita selalu bisa bertumpu pada Tuhan agar tidak gampang goyah. "Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah." (Mazmur 16:8).

Kamis, 10 Mei 2012

MENGATASI KELEMAHAN

Ayat bacaan: Ibrani 12:12-13
========================
"Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh."

mengatasi kelemahanEverybody has a weakness. Semua orang punya kelemahan. Tidak peduli sehebat, setangguh, sekuat atau sepintar apapun kita, kita punya kelemahan masing-masing. Seorang teman saya berkata, "saya paling tidak bisa mengatakan tidak...akhirnya saya terus dimanfaatkan teman-teman saya." Uangnya dipinjam tapi tidak dikembalikan, temannya terus memperalatnya untuk mengerjakan tugas-tugas dan ia pun akhirnya seringkali rugi dan repot karena kelemahannya adalah sulit menolak. 

PELITA YANG TETAP MENYALA

Ayat bacaan: Lukas 12:35
====================
"Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala."

pelita menyalaSedang asyik-asyiknya mengetik, tahu-tahu lampu di rumah mendadak padam. Untung saya sedang memakai netbook dengan baterai sehingga pekerjaan saya tidak sampai hilang. Saya melanjutkan mengetik walau gelap, tapi saya hanya tahan beberapa saat saja karena mata saya tidak kuat melihat nyala pada layar monitor dalam ruangan yang gelap. Di siang hari kita tidak terlalu memerlukan lampu kecuali jika berada pada ruang yang tertutup total tanpa ventilasi. Tapi di malam hari tentu kita butuh lampu jika masih harus beraktivitas melakukan sesuatu. Betapa pentingnya pelita jika anda berada dalam kegelapan. Bayangkan sulitnya mencari jalan di tempat gelap tanpa bantuan cahaya. Jalanan sepi pun akan rawan dari orang jahat seperti perampok atau gang berandalan apabila tidak dilengkapi dengan penerangan jalan yang memadai. Ada lagi kisah menarik yang saya peroleh dari sepupu saya pada suatu kali. Ia bercerita bahwa ia pernah ke satu kota di sebuah negara di Eropa Utara sana dimana pada saat musim dingin mereka bisa berhari-hari tanpa cahaya matahari.


Selasa, 08 Mei 2012

ADIL VERSI KITA, ADIL VERSI ALLAH


 “Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 25 : 15)

Kata – kata Tuhan Yesus itu adalah bagian dari perumpamaan tentang orang – orang upahan di kebun anggur (Matius 20 : 1-6). Di situ Dia bercerita tentang buruh – buruh harian yang disewa guna bekerja di kebun anggur.
Yang tidak lazim adalah ketika pembayaran upah tiba. Setiap pekerja meski punya jam kerja berbeda, tapi ternyata memperoleh upah yang sama. Padahal ada yang bekerja sejak pagi hari, ada yang bekerja cuma satu jam.
Ini tentu saja menuai protes. Siapa memprotes paling keras? Tentu mereka yang telah bekerja paling lama. Yang merasa telah menguras tenaga lebih banyak. Mereka merasa diperlakukan secara tidak adil.
Bagaimana reaksi kita? Dipihak mana kita berdiri? Di pihak si pemrotes? Atau di pihak si pemilik kebun anggur?

Senin, 07 Mei 2012

ETIKA, TATA KRAMA DAN KESOPANAN

Ayat bacaan: 1 Korintus 13:4-5
=======================
"Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain."

etika, sopan santun"Makin lama anak-anak muda semakin tidak tahu sopan santun." cetus seorang ibu yang kesal ketika ada seorang remaja yang memotong antrian tepat didepannya disaat menanti giliran membayar di kasir. Saya berada di belakang si ibu sehingga mendengar ucapannya. Si pemuda yang memotong antrian tentu mendengar. Bukannya malu, ia malah memandang dengan tatapan melecehkan. Apakah anda pernah atau sering menjumpai orang-orang yang tidak punya sopan santun seperti ini? Anak-anak muda yang ribut berteriak tertawa-tawa di sebelah rumah tengah malam, suara motor yang digas kencang pada jam-jam orang beristirahat, Orang yang menyalip di jalan raya, berkata kasar kepada orang yang lebih tua bisa menjadi contoh bagaimana etika dan sopan santun semakin lama semakin lenyap dalam pergaulan manusia. Soal kurangnya tingkatan pendidikan?

Minggu, 06 Mei 2012

BUAH MANIS DARI KETAATAN

Ayat bacaan: Amsal 13:13
=====================
"Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan."

buah ketaatan"Wah, kalau harus jujur-jujur banget bisa rugi dong.. ini perusahaan saya, jadi kamu jangan ikut campur!" Demikian ucap atasan dari teman saya ketika teman saya berusaha mengingatkannya agar jangan terus menipu dalam berbisnis. Ia suka melakukan cara-cara curang terhadap pembeli atau bahkan agen-agennya sendiri. Karena tidak mau ikut terlibat dan tidak nyaman bekerja di tempat seperti itu, teman saya pun kemudian memutuskan untuk berhenti saja. Lagi-lagi ia harus rela dikatakan bodoh oleh teman-temannya. "Di jaman sulit seperti sekarang ini, hanya orang bodoh yang berhenti bekerja karena sok jujur."





« »
« »
« »
Get this widget