Di dlm Firman-Nya ada kepastian. Roh Kudus akan memimpin kita berjln di atas ketidakpastian. Ia hanya butuh kita percaya & taat Kisah 10:19-20

Minggu, 06 Mei 2012

MEMPERTAHANKAN MAHKOTA

Ayat bacaan: Wahyu 3:11
=====================
"Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorangpun mengambil mahkotamu."

mahkotaBanyak orang menganggap alangkah sulitnya untuk memulai sesuatu. Tapi bagi yang sudah memulai akan segera merasakan bahwa mempertahankan adalah lebih sulit dari memulai, apalagi untuk terus mengalami peningkatan. Jika anda meraih gelar juara misalnya, tantangan ke depannya adalah untuk menjaga agar mahkota itu tidak berpindah tangan. Seorang pelatih sepak bola akan segera berpikir strategi apa yang akan ia lakukan ke depan agar timnya bisa tetap menjadi juara. Mengapa lebih sulit? Ia berkata bahwa pada saat itu orang akan mulai membaca strateginya dan jika ia tidak melakukan sesuatu maka lawan akan mudah menjatuhkan timnya. Oleh karena itu walaupun seseorang sudah menjadi pemenang, itu tidak pernah bisa dijadikan alasan untuk berpuas diri dan kemudian berpangku tangan. Mahkota tetap bisa berpindah tangan, dan itu sangat tergantung dari seberapa besar komitmen kita untuk terus mempertahankan mahkota itu agar tetap berada dalam genggaman kita.

Sabtu, 05 Mei 2012

Sukses Bersama Roh Tuhan

Ayat bacaan: Hakim Hakim 14:6
========================
"Pada waktu itu berkuasalah Roh TUHAN atas dia, sehingga singa itu dicabiknya seperti orang mencabik anak kambing--tanpa apa-apa di tangannya..."

sukses bersama Roh TuhanApa yang anda anggap sebagai hal yang paling menentukan untuk mencapai kesuksesan? Jawaban akan pertanyaan ini mungkin bisa beragam. Ada yang menjawab tingginya tingkat pendidikan, tempat belajar, kekuatan finansial, relasi, semangat, mental dan lain-lain. Tidak jarang pula orang menempatkan faktor keberuntungan sebagai jalan utama menuju sukses. Semua aspek di atas bisa berpengaruh terhadap keberhasilan. Tapi sesungguhnya semua itu bukanlah yang terutama. Kekeliruan dalam memandang faktor terpenting akan kesuksesan membuat orang menjadi gampang menyerah ketika tidak memiliki salah satu dari elemen-elemen ini, apalagi jika apa yang tidak ada atau kurang itu dianggap sebagai hal yang terpenting. Sebagai akibatnya, ada banyak orang yang kemudian berhenti berusaha atau malah tidak mulai sama sekali sebelum mencoba. Mereka yang merasa tidak mampu untuk akan menghindar dengan berbagai macam alasan. Lucunya, banyak diantara mereka malah terus menyalahkan kondisi mereka tanpa mau melakukan apapun. Tidak jarang pula sebagian lagi berani menyalahkan Tuhan dengan menuduhNya tidak adil, berat sebelah atau pilih kasih. Alkitab sudah menyatakan dengan jelas bahwa cara berpikir seperti itu sebenarnya keliru. Apa yang menjadi hal terpenting bukanlah faktor-faktor di atas, walau sedikit banyak mungkin bisa berpengaruh, melainkan apakah kita berjalan disertai Tuhan atau tidak, apakah Roh Tuhan berkuasa atas kita atau kita terus mengandalkan diri sendiri, manusia lain atau juga berbagai hal duniawi lainnya.

Jumat, 04 Mei 2012

TRUE LOVE

“I love you”, ini adalah 3 kata yang tidak asing lagi di telinga kita, terutama di kalangan anak muda. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa kata-kata ini sekarang sering diobral dan makna “love” sekarang menjadi semakin menurun nilainya. Apakah kasih hanya sekedar perasaan sesaat saja? Satu saat kita mengatakan “I love you” pada kekasih kita, tapi beberapa minggu, bulan, atau tahun kemudian kita berkata bahwa kita sudah bosan, atau kita sudah tidak mencintai orang tersebut lagi.
Sesungguhnya, bila kita ingin mengetahui tentang arti ‘kasih’ yang sesungguhnya, kita harus mempelajarinya dari Tuhan sendiri, karena “Allah adalah kasih” (1 Yohanes 4:8b) dan saat kita memandang wajah Tuhan, kita sesungguhnya sedang memandang kasih. Yohanes adalah satu-satunya murid yang memandang wajah Yesus muka dengan muka di bawah kayu salib karena murid-murid Yesus yang lain tidak berani untuk berada dekat-dekat dengan Yesus karena takut disangka sebagai komplotan Yesus. Saat itu di kaki kayu salib, saat memandang kedua mata Yesus, Yohanes menemukan makna kasih yang sebenarnya karena apa yang telah dilakukan Yesus di kayu salib adalah ekspresi terbesar dari kasih.

Kamis, 03 Mei 2012

BERHASIL

Ayat bacaan: Mazmur 20:5
===================
"Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kaukehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kaurancangkan."

berhasilTerus mengalami peningkatan dalam karir, berhasil dalam bekerja, sekolah atau membangun rumah tangga tentu menjadi dambaan setiap orang. Siapa yang tidak ingin sukses? Hanya saja ada saat- saat dimana apa yang terjadi tidak berjalan sesuai rencana. Mungkin kita belum cukup serius dalam menjalaninya, mungkin ada banyak kendala, atau mungkin juga kita terlalu memaksakan kehendak, sementara apa yang kita rencanakan itu tidak sesuai dengan rencana Tuhan, bukan rencana yang baik atau mungkin juga di luar batas kemampuan kita, atau belum saatnya. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan kenyataan tidak berjalan sesuai dengan rencana. Kalau kita mengacu kepada Alkitab yang berisi firman Tuhan, sesungguhnya Tuhan menjanjikan dalam banyak kesempatan akan keberhasilan. Tidak satupun dari kita yang direncanakan atau sengaja dirancang untuk gagal. Tuhan bahkan menjanjikan peningkatan-peningkatan dalam segala hal yang baik sampai kita tiba pada puncaknya yaitu keselamatan.

FIRMAN TUHAN DALAM LAGU

Ayat bacaan: Kolose 3:16
====================
"Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu."

firman dalam laguDi salah satu radio hari ini saya mendengar penyiarnya berkata bahwa ia baru saja dijamah Tuhan lewat salah satu lagu rohani yang ia putar. Saya pernah mengalaminya, dan saya yakin teman-teman pun demikian. Ada kalanya lagu pujian atau penyembahan membawa kesan mendalam dan pada saat-saat tertentu bisa sangat mengena, memberi jawaban terhadap pergumulan yang tengah kita hadapi, menegur atau juga bisa jadi meneguhkan kita yang tengah goyah dalam menghadapi sesuatu yang sulit. Jika ada yang bertanya, bagaimana mungkin itu bisa terjadi, saya akan menjawab mengapa tidak? Lagu-lagu yang biasanya disebut dengan lagu rohani ini bisa berisi firman Tuhan atau setidaknya terinspirasi dari firman di dalam Alkitab. Firman Tuhan itu hidup dan punya kuasa yang luar biasa besarnya, dan jika itu tampil dalam bentuk alunan lagu, maka itu pun bisa berdampak besar pada kita, sama seperti ketika kita membaca atau mendengarkan firman Tuhan lewat kotbah, kaset dan sebagainya. Satu hal yang pasti, Tuhan bisa memakai berbagai media untuk menjadi corongNya untuk berbicara kepada kita, dan lagu merupakan salah satu di dalamnya.

Rabu, 02 Mei 2012

MENTAL SEORANG PEMENANG

Kehidupan adalah sebuah anugerah yang Tuhan berikan. Setiap napas kehidupan adalah milik Tuhan. Kita adalah anak-anak Allah yang berhak atas janji-janji-Nya. Sejak kapan janji Tuhan menjadi hak milik kita? Sejak kita dengan hati percaya dan dengan mulut mengakui Yesus adalah Tuhan dan JuruSelamat kita. Melalui pembaptisan air kita telah mati bersama-sama dengan Dia dan bangkit bersama-sama dengan Dia. Pembaptisan air adalah bukti yang harus dideklarasikan dihadapan Bapa, umat manusia, dan iblis. Iblis tidak berhak lagi atas kehidupan kita. Yesus sudah menebus kita dengan darah dan tubuh-Nya. Kita adalah umat pilihan Allah, dipilih dari dunia.
Yesus ingin kita mengemban Amanat Agung-Nya, hidup melayani dan memenangkan jiwa buat Dia. Setiap jiwa berharga dimata-Nya. Tuhan ingin hidup kita yang sementara ini mengalami transformasi kehidupan yang semula sia-sia menjadi berarti. Melalui kehidupan kita, Ia ingin kita menjadi saksi buat orang lain. Yesus ingin hidup kita berkemenangan di dalam dunia, namun bukan dengan norma-norma duniawi, tapi nilai-nilai Kerajaan Surga. Sesuatu hal yang bertolak belakang, namun bukan hal yang mustahil bagi kita, karena nilai-nilai Kerajaan Surga tak tergoyahkan dan Yesus sudah memberi teladan, dan menanamkan nilai itu di dalam hati kita, melalui pekerjaan Roh Kudus ataupun firman-Nya.
Tuhan Yesus tidak pernah berjanji akan menghilangkan setiap masalah yang dihadapi umat-Nya. Namun Ia berjanji untuk menyertai kita sampai akhir zaman. Masalah adalah kutuk yang harus kita tanggung semenjak manusia pertama jatuh dalam dosa. Konsekuensi atau akibat manusia jatuh dalam dosa tetap ada. Namun Yesus memberi jalan buat kita sehingga kita dapat menang atas masalah itu. Yesus sudah menang, begitu juga dengan kita. Selama ada penyertaan-Nya, kita pasti mampu menghadapi masalah–masalah/goliat-goliat kita. Yesus ingin kita hidup berkemenangan. Hidup berkemenangan artinya hidup dalam penyertaan-Nya, hidup dalam anugerah-Nya, hidup dalam kasih karunia, hidup bebas dari kutuk dosa.
Ciri-Ciri Umat Pemenang
 1. Miliki Kerendahan HatiTuhan menginginkan kita memiliki sikap rendah hati. Dalam sikap rendah hati terdapat ucapan syukur dan sukacita dan inilah yang memudahkan kita menghadapi setiap masalah. Sikap rendah hati juga memudahkan kita melihat masalah itu dari sudut pandang Allah. Kita tidak terjebak dalam sikap arogan atas masalah itu, tapi justru kita makin bertumbuh dengan adanya masalah itu. Inilah ciri umat pemenang. Ia mampu berpikir jernih dan dewasa atas masalah itu, dan mungkin merasakan sukacita dibalik masalah itu. Seperti Yesus yang rendah hati, patut kita teladani.
2. Iman Tuhan punya banyak cara agar iman kita bertumbuh. Salah satunya melalui masalah-masalah dalam kehidupan kita. Tujuannya agar kita belajar memiliki iman yang kuat dan berakar dalam hati kita. Dengan iman, kita pasti mampu menghadapi persoalan. Iman biasanya timbul karena keadaan sukar. Bersukacitalah atas masalah yang menghampiri kita, karena dengan demikian iman kita akan diuji dan ketika berhasil iman kita akan bertumbuh. Dan Anda menjadi umat pemenang.
3. CerdikTuhan mengaruniakan akal budi pada kita supaya kita  mempunyai pikiran sehat sehingga setiap apa yang kita lakukan itu tidak salah. Memang kita mempunyai banyak cara dalam menghadapi persoalan namun Tuhan mengingatkan kita untuk memiliki pikiran sehat, artinya tidak sembrono mengambil sikap, tapi berpikir cerdik/smart. Maka daripada itu kita perlu Tuhan untuk membantu kita.
 Healing Quote :
Hiduplah di dalam anugerah Tuhan dan kasih karunia-Nya. Yesus sudah menang, dan kita adalah umat pemenang. Setiap masalah yang ada berpotensi memperbaiki kualitas hidup kita, iman kita pada Tuhan Yesus. Tuhan Yesus sudah berjanjji hidup kita penuh dengan harapan dan bukan kecelakaan. Tapi bukan berarti kita tidak punya masalah. Pasti kita akan mempunya masalah tetapi bagaimana kita cara mengatasinya Dengan Rendah hati datang kepada Tuhan menyerahkan segalanya kepadaNya dan dengan Iman percaya bahwa Allah akan menyertai kita agar apapun yang kita lakukan lakukan pasti berhasil karena kita kita punya pikiran yang sehat sehingga Kita menjadi Cerdik.
"Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan” Efesus 5:17

Sumber :http://hmministry.com 

Selasa, 01 Mei 2012

Kicau Burung Memuji Tuhan

Ayat bacaan: Mazmur 104:12
=================
"Di dekatnya burung-burung membuat sarang; mereka berkicau di antara daun-daunan." (BIS)

kicau burung memuji TuhanApakah anda mengenal lagu Close to You yang merupakan satu dari sekian karya emas milik the Carpenters? Lagu ini dimulai dengan kalimat: "Why do birds suddenly appear, everytime you are near?" Lagu romantis mengenai cinta sepasang kekasih ini menggambarkan sesuatu yang indah dengan kehadiran burung. Itu tidaklah mengherankan, karena selain menghias langit biru atau pepohonan, burung juga bisa membuat suasana menjadi ceria terutama dengan suara kicauannya. Bak penyanyi berpengalaman, burung terus bernyanyi menyambut datangnya pagi. Pagi ini kembali saya bangun pagi sekali dan langsung melihat terbitnya matahari yang diiringi oleh nyanyian merdu dari burung-burung tepat di depan kamar tidur saya. Saya sempat berpikir sejenak, kira-kira apa yang dinyanyikan oleh burung-burung ini? Apakah tentang cinta, tentang kegembiraan, tentang ucapan syukur atau bahkan memuliakan Tuhan yang sudah menyatakan bahwa mereka ada di dalam lindunganNya, seperti yang tertulis dalam Matius 10:29? Apapun itu, satu hal yang pasti pagi terasa jauh lebih indah dengan hadirnya kicauan burung. Ada banyak artis yang saya kenal pernah bercerita bahwa mereka sering terinspirasi oleh suara burung di pagi hari. Sebegitu indahnya suara nyanyian burung sehingga bisa menginspirasi orang dalam berkarya. Saya yang tadinya masih mengantuk bisa tersenyum dan merasakan kebahagiaan pagi ini. Lewat kicauan merdu burung-burung ini saya merasakan betul senyuman Tuhan menyapa anak-anakNya yang baru bangun.

Tidak hanya artis masa kini, tapi Pemazmur pun banyak terinspirasi oleh kicauan merdu burung. Lihatlah bagaimana Pemazmur memuji Tuhan atas segala keindahan bumi dan langit hasil ciptaanNya dalam Mazmur 104. Dan burung pun merupakan salah satu penginspirasi Pemazmur dalam menuliskan bagian ini. "di dekatnya diam burung-burung di udara, bersiul dari antara daun-daunan." (ay 12). Dalam versi Bahasa Indonesia Sehari-hari dikatakan demikian: "Di dekatnya burung-burung membuat sarang; mereka berkicau di antara daun-daunan." Puitis, indah, inspiratif dan menggugah. The birds fly in the sky above, perch in branches and sing songs of heartfelt joy. Kita tidak akan pernah tahu apa persisnya yang dinyanyikan burung, tapi jika itu membawa rasa damai dan bahagia di hati kita dan juga bisa memberi inspirasi, jelas Tuhan berkarya di dalamnya.

Keindahan alam yang dilihat, dirasakan dan didengar oleh si Pemazmur meresap jauh dalam hatinya, dan itu membuatnya tidak tahan lagi untuk tidak memuji Tuhan, termasuk di dalamnya suara kicauan burung-burung ini. Seringkali kita begitu terburu-buru ketika bangun pagi sehingga kita melewatkan momen-momen indah seperti ini. Kita lupa berdoa sejenak menyapa Tuhan, dan kita pun melupakan janji Tuhan untuk memberi berkat-berkat yang baru setiap pagi. Setiap pagi? Ya, setiap pagi. Janji Tuhan itu tertulis dalam kitab Ratapan. "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!" (Ratapan 3:22-23). Tidak saja rahmatNya terus diberikan baru dan segar setiap pagi, tapi Tuhan pun akan terus mempertajam kepekaan kita akan suaraNya. "Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid." (Yesaya 50:4b). Benar, kita bisa memuji Tuhan setiap waktu, kapanpun dan dimanapun, tapi pagi hari merupakan salah satu waktu yang paling ideal untuk melakukan itu. Pada pagi hari kita masih segar, dan kesejukan atau kesegaran udara pagi pun bisa membawa kita untuk merasakan hadirat Tuhan secara lebih dalam. Apalagi suara kicauan burung yang indah. Bayangkan jika anda menyanyikan satu atau dua lagu pujian untuk Tuhan, dan burung-burung itu menjadi penyanyi latar anda, bukankah itu terdengar sangat indah?

Keindahan alam sungguh menyuarakan kebesaran Tuhan secara nyata. Pemazmur berkata: "Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya." (Mazmur 19:1). The heavens declare the glory of God, and the firmament shows his handiwork. Keindahan alam yang mampu menjadi stimulus kita untuk memuji Tuhan tidaklah terbatas hanya pada pandangan secara visual semata, tetapi juga bisa kita rasakan lewat suara-suara alam. Desir angin, gemercik air, daun-daun yang bergoyang, juga suara kicauan burung yang melukis langit dengan indah serta memenuhi dahan-dahan pohon. Sebelum kita mulai melakukan rutinitas kegiatan kita sehari-hari, ada baiknya kita mengambil waktu sejenak, menyelaraskan hati kita dengan melodi-melodi indah yang sudah Tuhan tempatkan dalam alam ciptaanNya. Kepada kita pun Tuhan sudah menyatakan akan selalu memberi nyanyian baru untuk dipakai kembali memuji Dia. (Mazmur 40:3). Jika demikian, tidakkah keterlaluan apabila kita hanya mempergunakan mulut kita dengan sungut-sungut, keluh kesah dan hal negatif lainnya lalu malah lupa mempergunakannya untuk memuji Tuhan? Pemazmur berkata: "Biarlah segala yang bernafas memuji TUHAN! Haleluya!" (Mazmur 150:6). Segala yang bernafas, itu termasuk burung. Dan jika burung memuji Tuhan lewat nyanyian merdunya, mengapa kita tidak? Ambillah waktu khusus besok pagi sebelum anda mulai beraktivitas. Nikmati kedamaian dan ketenangan bersama Tuhan agar anda bisa melewati sehari penuh dengan penyertaanNya. Besok pagi burung-burung akan kembali bernyanyi, maukah anda turut serta didalamnya dan memuliakan Tuhan lewat itu?

Suara kicauan burung bagai simfoni indah berpadu dengan suara alam, semua itu menyatakan kebesaran Tuhan
Sumber : http://renungan-harian-online.blogspot.com




« »
« »
« »
Get this widget